賛成269、反対199。多数決で勝ったのに、決まらなかった。1959年の大統領布告を全20文+設問5問で聴き切る
インドネシア現代史の分かれ目にあたる出来事です。ただ、背景を知らないまま聞くと、Konstituante/MPRS/DPASといった機関名が並ぶだけで終わってしまいます。この記事では、そもそも何が起きていたのかを図7点で先に押さえます。憲法が2つあった理由、選挙で選ばれた「憲法を作るための議会」の役割、そして269対199で可決されなかった理由まで——歴史の予備知識がなくても追えるように組みました。
今日のねらい:法制・政治の文章に出る「受動+宣言」の型
この音声の核は、第4段落に集まっています。dinyatakan bubar(解散が宣言される)、dinyatakan berlaku kembali(再び有効であると宣言される)。di- 受動と宣言の動詞が組み合わさった、法律・政治の文章の定型です。
この形が使われるのは、誰が宣言したのかをあえて書かないためではありません。ここではむしろ逆で、大統領一人の布告によって宣言されたという事実そのものが、この記事の争点になっています。だからこそ最終段落で「代表機関の権限を踏み越えた」という批判が出てくる。受動の形と、記事の論点がつながっている——そこまで見えると、聞き取りが一段深くなります。
もうひとつが数字です。269 と 199。多数決なら勝っています。それでも決まらなかった。その理由が dua pertiga(3分の2)という一語に入っています。設問3は数字そのものを聞いていますが、本当の山場はここです。
この14年間を1枚にしておくと、音声のどの文がどこの話なのかが分かるようになります。
図1:音声は時系列どおりに進みません。冒頭でいきなり1959年7月5日の布告を提示し、そこから「なぜそうなったか」へ遡ります。ニュースや解説文でよくある構成なので、最初に結論、そのあと経緯と身構えておくと迷いません。
この記事には Undang-Undang Dasar 1945 と Undang-Undang Dasar Sementara 1950 の2つが出てきます。Sementara(暫定の)という1語が、話の前提を作っています。
図2:undang-undang(法律)+ dasar(基礎)で「憲法」。undang-undang だけなら通常の法律です。dasar が付くかどうかで意味が変わるので、聞き取りでは最後まで待つ必要があります。
図3:日本の歴史で言えば、憲法をつくるためだけに国民が選んだ議会——という制度は、あまりなじみがありません。ここが分かると、第3文の lembaga penyusun konstitusi(憲法を起草する機関)が Konstituante を指していることも、すぐにつながります。
ここまでの背景を頭に入れたうえで、通して2回聞いてください。1回目は流れをつかむだけ。2回目で日付・数字・機関名をメモします。
音声:DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959
Siapakah yang membacakan dekrit tersebut di Istana Merdeka?
Apa tugas yang diberikan kepada Konstituante?
Berapa suara yang menyetujui kembalinya Undang-Undang Dasar 1945?
Sebutkan dua lembaga sementara yang akan dibentuk berdasarkan dekrit itu!
Menurut Anda, dapatkah perubahan konstitusi melalui maklumat kepala negara dibenarkan, dan bagaimana halnya di Jepang? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!
DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959
1959年7月5日の大統領布告
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah maklumat yang dibacakan Presiden Soekarno di Istana Merdeka pada pukul 17.00. Dalam naskah itu ia menyebut dirinya Presiden Republik Indonesia sekaligus Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Yang melatarbelakangi maklumat tersebut adalah kebuntuan lembaga penyusun konstitusi. Akibatnya, negara berjalan bertahun-tahun tanpa undang-undang dasar yang tetap, dan kestabilan pemerintahan pun terganggu.
Konstituante, yakni badan yang bertugas menyusun undang-undang dasar baru, dipilih rakyat melalui pemilihan umum 1955. Badan itu mulai bersidang pada 10 November 1956 dengan tugas mengganti Undang-Undang Dasar Sementara 1950. Namun, perdebatan mengenai dasar negara berlarut-larut dan perbedaan pendapat antargolongan kian meluas. Padahal, kondisi keamanan di daerah pada waktu itu menuntut keputusan yang cepat.
Jalan keluar akhirnya dicari melalui pemungutan suara yang berlangsung pada 30 Mei sampai 2 Juni 1959. Usul kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 memperoleh 269 suara setuju dan 199 suara menolak. Meskipun pendukungnya lebih banyak, jumlah itu belum memenuhi syarat dua pertiga yang dipatok bagi keputusan perubahan konstitusi. Di samping kegagalan itu, sebagian anggota juga tidak lagi bersedia menghadiri sidang, sehingga Konstituante memasuki masa reses pada 3 Juni 1959 tanpa hasil.
Dekrit tersebut memuat tiga ketetapan. Pertama, Konstituante dinyatakan bubar. Kedua, Undang-Undang Dasar 1945 dinyatakan berlaku kembali dan Undang-Undang Dasar Sementara 1950 tidak berlaku lagi. Ketiga, pemerintah akan membentuk dua lembaga sementara, yaitu Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara atau MPRS dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara atau DPAS.
Bagi pendukungnya, langkah itu dianggap terpaksa ditempuh demi menyelamatkan negara dari kekosongan hukum. Setidaknya, dasar konstitusi menjadi jelas kembali dalam waktu singkat. Namun, para pengkritik menilai bahwa memaksakan perubahan konstitusi melalui maklumat presiden telah melangkahi kewenangan lembaga perwakilan. Dekrit itu pun tercatat sebagai awal berakhirnya demokrasi parlementer di Indonesia.
Disadur dari Tirto.id
ここからは20文を順番に見ていきます。各文で 原文 → 語注 → 骨格 → 訳例 の順に並べました。語注にはできるだけ語根を添えています。今日の文章は制度用語が多いので、語根が見えると意味の見当がつくようになります。
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah maklumat yang dibacakan Presiden Soekarno di Istana Merdeka pada pukul 17.00.
語注綴りは辞書の見出し語が dekret、歴史上の固有名としては Dekrit Presiden 5 Juli 1959 が定着しています。固有名は dekrit、一般名詞は dekret と覚えておくと安全です。
1959年7月5日の大統領布告は | 〜である | スカルノ大統領によって読み上げられた布告 | ムルデカ宮殿で | 17時に
原文(再掲)Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah maklumat yang dibacakan Presiden Soekarno di Istana Merdeka pada pukul 17.00.
訳例1959年7月5日の大統領布告は、スカルノ大統領がムルデカ宮殿で17時に読み上げた布告である。
答えは Presiden Soekarno。綴りに注意で、Soekarno(旧綴り)か Sukarno(現代綴り)のどちらかです。Seokarno のように o と e が入れ替わりやすいので、書くときは Soe-kar-no と3つに切って確かめてください。旧綴りの oe = 現代の u という対応は、人名・地名で今も残っています(Soeharto/Jogjakarta など)。
ここから先は、第2文以降の逐語解説です
この先では、残る19文について 原文 → 語注(語根つき) → 文の骨格 → 訳例 の4段階を用意しています。あわせて収録しているのは次の内容です。
- 269対199でなぜ可決されなかったのかを目盛りで示した図(設問3の裏テーマ)
- 布告に書かれた3つの決定の図
- MPRS と DPAS は何をする機関か——語源から役割までの図(設問4の核心)
- 「布告で憲法を変える」と「議会の審議を経る」の手続き比較図(1959年のインドネシアと、日本国憲法の成立過程)
- 設問1〜4の答えと、取り違えやすいポイント
- 設問5の模範解答(約215語・2分ぶん)と、想定される反論への先回り
- 今日の復習語彙10語












