\ インドネシアの学生と行く!7月ジャカルタツアー参加者募集中/

Daily Japanesia|2026年6月26日 — Teknologi Finansial (Fintech) di Indonesia: QRIS(57 juta/39.3 juta merchant/579 triliun rupiah)と pinjaman daring(OJK 0.3→0.2%)

📅 2026.06.26 · Jumat

Teknologi Finansial (Fintech) di Indonesia: QRIS(57 juta/39.3 juta merchant/579 triliun rupiah)と pinjaman daring(OJK 0.3→0.2%)

Fintech はインドネシアの **inklusi keuangan** の主役——監督は **OJK** と **BI**。**QRIS**:2025 上半期で **57 juta 利用者・39.3 juta merchant**(うち **93.16% が UMKM**)、**6.05 miliar 件・579 triliun rupiah** の取引、海外 **5 か国**(Sin/Mal/Tha 等)で利用可能。**Pinjaman daring(peer-to-peer lending)**:**OJK 認可 96 社**、上限金利 **2024 年 0.3% → 2025 年 0.2%/日**。違法 pinjol が課題、**literasi keuangan digital** の向上が鍵。

🎧 約2分40秒 🌍 金融・テクノロジー 📰 Disadur dari Kompas.com
🎧

まずは音声を聞いてみよう

2回聞いた後、原文を見ずに2分間で要約を口頭発表してから
下の質問に挑戦してみてください。

2:40
🔁 ×2 推奨
  1. Apa yang dimaksud dengan teknologi finansial atau fintech?
  2. Sebutkan dua lembaga yang berperan mengawasi industri fintech di Indonesia!
  3. Berapa nilai total transaksi QRIS pada paruh pertama tahun 2025?
  4. Mengapa peningkatan literasi keuangan digital dianggap sangat penting?
  5. Menurut Anda, apakah pinjaman daring (pinjol) lebih banyak memberi manfaat atau kerugian bagi masyarakat? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!

Teknologi Finansial (Fintech) di Indonesia: QRIS(57 juta/39.3 juta merchant/579 triliun rupiah)と pinjaman daring(OJK 0.3→0.2%)

QRIS が2025年上半期で57 juta 利用者・39.3 juta merchant に到達——pinjaman daring の OJK 上限金利は 0.3% → 0.2% へ。違法 pinjol への対抗策は literasi keuangan digital の向上に集約される

Teknologi finansial atau financial technology, yang lebih dikenal dengan istilah fintech, adalah inovasi layanan keuangan yang memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah transaksi, pembayaran, dan pembiayaan. Di Indonesia, kehadiran fintech menjadi salah satu pendorong utama inklusi keuangan, yaitu upaya agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati layanan keuangan formal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia berperan sebagai pengawas agar industri ini tumbuh dengan sehat dan aman.
Salah satu inovasi yang paling populer adalah Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS, sistem pembayaran berbasis kode QR yang diluncurkan Bank Indonesia. Hingga paruh pertama tahun 2025, QRIS telah digunakan oleh 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant. Sebanyak 93,16 persen merchant tersebut merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Pada periode yang sama, transaksi QRIS mencapai 6,05 miliar kali dengan nilai total 579 triliun rupiah. QRIS bahkan kini dapat digunakan untuk berbelanja di lima negara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Selain pembayaran, fintech juga berkembang melalui layanan pinjaman dalam jaringan yang dikenal sebagai peer-to-peer lending atau pinjaman daring. Hingga pertengahan tahun 2025, tercatat sekitar 96 perusahaan pinjaman daring resmi yang berizin OJK. Untuk melindungi konsumen, OJK menetapkan batas bunga maksimal 0,3 persen per hari pada tahun 2024, yang kemudian diturunkan menjadi 0,2 persen pada tahun 2025.
Meskipun manfaatnya besar, fintech juga menghadapi tantangan, terutama maraknya pinjaman daring ilegal yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan digital menjadi sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi finansial secara bijak dan aman.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com
💡
ここから先は JLC 会員限定エリアです。下にパスワードを入力すると、一文ごとの徹底解説・確認クイズ・単語テストに進めます。
ここから先はJLC会員限定公開となります。
ご覧いただくにはパスワードが必要です。
パスワードはJLC限定FBグループの今月のzoomパスワードと同様です。
会員の方はJLCのFBグループをご確認ください。

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 が付いている欄は必須項目です

このサイトはスパムを低減するために Akismet を使っています。コメントデータの処理方法の詳細はこちらをご覧ください

\もっとインドネシアを知りたいひとはこちら/

メルマガやSNSでは、インドネシア語学習に役立つ最新情報やコンテンツをお届け!是非チェックしてみてくださいね。