Teknologi Finansial (Fintech) di Indonesia: QRIS(57 juta/39.3 juta merchant/579 triliun rupiah)と pinjaman daring(OJK 0.3→0.2%)
QRIS が2025年上半期で57 juta 利用者・39.3 juta merchant に到達——pinjaman daring の OJK 上限金利は 0.3% → 0.2% へ。違法 pinjol への対抗策は literasi keuangan digital の向上に集約される
Teknologi finansial atau financial technology, yang lebih dikenal dengan istilah fintech, adalah inovasi layanan keuangan yang memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah transaksi, pembayaran, dan pembiayaan. Di Indonesia, kehadiran fintech menjadi salah satu pendorong utama inklusi keuangan, yaitu upaya agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati layanan keuangan formal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia berperan sebagai pengawas agar industri ini tumbuh dengan sehat dan aman.
Salah satu inovasi yang paling populer adalah Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS, sistem pembayaran berbasis kode QR yang diluncurkan Bank Indonesia. Hingga paruh pertama tahun 2025, QRIS telah digunakan oleh 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant. Sebanyak 93,16 persen merchant tersebut merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Pada periode yang sama, transaksi QRIS mencapai 6,05 miliar kali dengan nilai total 579 triliun rupiah. QRIS bahkan kini dapat digunakan untuk berbelanja di lima negara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Selain pembayaran, fintech juga berkembang melalui layanan pinjaman dalam jaringan yang dikenal sebagai peer-to-peer lending atau pinjaman daring. Hingga pertengahan tahun 2025, tercatat sekitar 96 perusahaan pinjaman daring resmi yang berizin OJK. Untuk melindungi konsumen, OJK menetapkan batas bunga maksimal 0,3 persen per hari pada tahun 2024, yang kemudian diturunkan menjadi 0,2 persen pada tahun 2025.
Meskipun manfaatnya besar, fintech juga menghadapi tantangan, terutama maraknya pinjaman daring ilegal yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan digital menjadi sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi finansial secara bijak dan aman.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com