📅 2026.06.09 · Selasa
Tuberkulosis (TBC), Penyakit Menular yang Masih Mengancam Indonesia
結核(TBC)はインドに次ぐ世界第2位の罹患——2024年に86万100人、毎時14人が死亡。Mycobacterium tuberculosis、3つの fase、3M Plus ではなく PMO の伴走で。2030年撲滅目標へ、いまできることは?
🎧 Step 1 · Dengarkan
まずは音声を聞いてみよう
2回聞いた後、原文を見ずに2分間で要約を口頭発表してから
下の質問に挑戦してみてください。
🔁 ×2 推奨
❓ Step 2 · Pertanyaan
- Apa nama bakteri yang menjadi penyebab penyakit tuberkulosis?
- Bagaimana cara penularan penyakit tuberkulosis dari penderita kepada orang lain?
- Sebutkan tiga gejala tuberkulosis selain batuk berdahak selama dua minggu atau lebih!
- Berapa jumlah kasus tuberkulosis yang terkonfirmasi di Indonesia pada tahun 2024?
- Menurut Anda, apa yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu memutus rantai penularan tuberkulosis di lingkungan sekitar? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!
Tuberkulosis (TBC), Penyakit Menular yang Masih Mengancam Indonesia
Sebuah laporan tentang tuberkulosis di Indonesia, gejala, pengobatan dengan PMO, dan target eliminasi 2030
Tuberkulosis, yang sering disingkat TBC atau TB, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini paling sering menyerang paru-paru, tetapi dapat pula menginfeksi organ tubuh lain, seperti tulang, kelenjar, dan selaput otak. Penyakit ini menyebar melalui udara. Ketika penderita TBC aktif batuk, bersin, meludah, atau bahkan berbicara, percikan yang mengandung bakteri terlepas ke udara dan dapat terhirup oleh orang di sekitarnya.
Gejala utama tuberkulosis adalah batuk berdahak yang berlangsung dua minggu atau lebih. Gejala lain meliputi batuk darah, sesak napas, demam, berkeringat pada malam hari tanpa aktivitas, penurunan berat badan, serta badan yang lemah dan kehilangan nafsu makan. Meskipun berbahaya, tuberkulosis dapat disembuhkan. Penderita harus menjalani pengobatan secara teratur selama minimal enam bulan dengan bantuan seorang Pengawas Minum Obat atau PMO. Jika pengobatan dihentikan sebelum waktunya, bakteri dapat menjadi kebal terhadap obat sehingga proses penyembuhan menjadi jauh lebih sulit.
Di Indonesia, tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan yang serius. Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dengan jumlah kasus terbanyak setelah India dan menyumbang sekitar 10 persen dari seluruh kasus TBC global. Jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun, yaitu sekitar 724.000 kasus pada tahun 2022, naik menjadi 809.000 kasus pada tahun 2023, dan mencapai 860.100 kasus terkonfirmasi pada tahun 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 751.574 penderita telah menjalani pengobatan. Diperkirakan terdapat 14 kematian akibat tuberkulosis setiap jam, atau setara dengan sekitar 230.000 kematian setiap tahun.
Untuk mengatasinya, pemerintah menargetkan eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari deteksi dini melalui pemeriksaan gratis di puskesmas, pemberian imunisasi BCG kepada bayi, hingga penyuluhan mengenai etika batuk. Kesadaran masyarakat untuk segera memeriksakan diri dinilai menjadi kunci untuk memutus rantai penularan penyakit ini.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com
ここから先は JLC 会員限定エリアです。下にパスワードを入力すると、一文ごとの徹底解説・確認クイズ・単語テストに進めます。







