📅 2026.05.28 · Kamis
Melestarikan Bahasa Daerah di Tengah Ancaman Kepunahan
718の地方語を擁する言語大国インドネシア。だが100以上が消滅の危機、30年で約200が消えた——若い世代に何ができるのか?
🎧 Step 1 · Dengarkan
まずは音声を聞いてみよう
2回聞いた後、原文を見ずに2分間で要約を口頭発表してから
下の質問に挑戦してみてください。
🔁 ×2 推奨
❓ Step 2 · Pertanyaan
- Menurut data Badan Bahasa, berapa jumlah bahasa daerah yang ada di Indonesia?
- Apa salah satu penyebab utama terancamnya bahasa daerah menurut teks tersebut?
- Program apa yang dijalankan pemerintah untuk melestarikan bahasa daerah?
- Berapa banyak bahasa daerah yang telah direvitalisasi pemerintah dalam waktu empat tahun?
- Menurut Anda, apa yang dapat dilakukan generasi muda agar bahasa daerah tetap lestari? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!
Melestarikan Bahasa Daerah di Tengah Ancaman Kepunahan
Sebuah laporan tentang upaya pelestarian 718 bahasa daerah Indonesia di tengah ancaman kepunahan
Indonesia memiliki kekayaan bahasa yang luar biasa. Menurut data Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, atau yang lebih dikenal sebagai Badan Bahasa, terdapat 718 bahasa daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Keberagaman ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah bahasa terbanyak di dunia. Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga penanda identitas dan warisan budaya setiap suku bangsa. Sayangnya, sebagian besar bahasa daerah kini menghadapi ancaman yang serius.
Kondisi sejumlah bahasa daerah semakin memprihatinkan. Badan Bahasa mencatat bahwa lebih dari seratus bahasa daerah berada di ambang kepunahan, sedangkan sekitar dua ratus bahasa telah hilang dalam tiga puluh tahun terakhir. Salah satu penyebab utamanya adalah arus globalisasi serta menurunnya rasa bangga masyarakat terhadap bahasa sendiri. Banyak anak muda merasa malu menggunakan bahasa ibunya, dan tidak sedikit orang tua yang berhenti mewariskan bahasa daerah kepada anak-anaknya di rumah.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menjalankan Program Revitalisasi Bahasa Daerah. Program ini diluncurkan pada tahun 2022 melalui kebijakan Merdeka Belajar. Dalam waktu empat tahun, pemerintah telah merevitalisasi tujuh puluh dua bahasa daerah di ratusan kabupaten dan kota. Tujuannya adalah memperkuat kedudukan bahasa daerah sekaligus mendorong penuturnya agar terus menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Sejumlah provinsi juga turut menggiatkan revitalisasi, misalnya Kalimantan Tengah yang merevitalisasi sepuluh bahasa daerah.
Sebagai bagian dari upaya pelestarian, Badan Bahasa menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu, sebuah ajang tahunan yang digelar mulai dari tingkat daerah hingga tingkat nasional. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah dan telah melibatkan jutaan peserta, baik pelajar, guru, maupun pegiat bahasa. Para ahli menegaskan bahwa keberhasilan pelestarian bahasa daerah membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga. Dengan langkah bersama yang berkesinambungan, kekayaan bahasa Indonesia diharapkan tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com
ここから先は JLC 会員限定エリアです。下にパスワードを入力すると、一文ごとの徹底解説・確認クイズ・単語テストに進めます。







