📅 2026.05.26 · Selasa
Jutaan Anak Indonesia Belum Diimunisasi, Risiko Wabah Meningkat
約230万人の子どもがワクチン未接種——再燃する麻疹のKLB。「ゼロ・ドーズ」をどう解消し、子どもを守るのか?
🎧 Step 1 · Dengarkan
まずは音声を聞いてみよう
2回聞いた後、原文を見ずに2分間で要約を口頭発表してから
下の質問に挑戦してみてください。
🔁 ×2 推奨
❓ Step 2 · Pertanyaan
- Apa yang dimaksud dengan istilah “zero dose” dalam berita tersebut?
- Di kabupaten dan kecamatan mana kasus campak terbanyak ditemukan ketika status KLB ditetapkan di Jawa Tengah?
- Mengapa sebagian orang tua masih ragu atau menolak memberikan imunisasi kepada anaknya?
- Berapa persen cakupan imunisasi campak yang harus dicapai agar wabah dapat dicegah, dan berapa jumlah anak di Indonesia yang masih berstatus zero dose?
- Menurut Anda, langkah apa yang paling efektif untuk meyakinkan masyarakat agar mau mengimunisasi anak-anak mereka? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!
Jutaan Anak Indonesia Belum Diimunisasi, Risiko Wabah Meningkat
Sebuah laporan tentang 2,3 juta anak berstatus ‘zero dose’ di Indonesia dan meningkatnya risiko wabah penyakit menular
Kesehatan anak kembali menjadi sorotan pada tahun dua ribu dua puluh enam. Kementerian Kesehatan mencatat bahwa sekitar dua koma tiga juta anak di Indonesia masih berstatus “zero dose”, yaitu anak yang belum pernah menerima satu dosis pun imunisasi dasar. Istilah ini biasanya merujuk pada bayi yang tidak mendapat vaksin DPT pertama untuk mencegah difteri, pertusis, dan tetanus pada tahun pertama kehidupannya. Angka tersebut dinilai mengkhawatirkan karena dapat membuka peluang munculnya kembali penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Pada akhir tahun dua ribu dua puluh lima, sejumlah daerah mengalami kejadian luar biasa atau KLB campak. Pada awal tahun ini, Kabupaten Pati di Jawa Tengah menetapkan status KLB campak dengan kasus terbanyak di Kecamatan Margorejo, sehingga ratusan anak harus segera divaksinasi. Daerah lain seperti Kudus juga mencatat kasus campak, sementara Jawa Barat sempat masuk sebelas besar daerah dengan KLB campak. Di Sulawesi Selatan, status KLB akhirnya dinyatakan selesai setelah seluruh pasien dinyatakan sembuh.
Para ahli menjelaskan bahwa cakupan imunisasi campak perlu mencapai sekitar sembilan puluh empat persen agar wabah dapat dicegah. Sebelum masa pandemi, cakupan imunisasi dasar di Indonesia pernah mencapai sekitar sembilan puluh lima persen, tetapi sempat turun menjadi sekitar delapan puluh empat persen. Sayangnya, masih banyak orang tua yang ragu memberikan vaksin kepada anaknya. Salah satu penyebabnya adalah stigma negatif di masyarakat mengenai isi vaksin, termasuk anggapan keliru bahwa vaksin dapat menyebabkan autisme.
Kementerian Kesehatan bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia terus mendorong agar persoalan zero dose segera diatasi sepanjang tahun ini. Pemerintah berupaya memperkuat layanan imunisasi di tingkat daerah serta meluruskan informasi yang keliru. Dengan kerja sama berbagai pihak, diharapkan cakupan imunisasi dasar lengkap kembali meningkat sehingga anak-anak Indonesia dapat terlindungi dari berbagai penyakit menular yang berbahaya.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com
ここから先は JLC 会員限定エリアです。下にパスワードを入力すると、一文ごとの徹底解説・確認クイズ・単語テストに進めます。







