📅 2026.06.22 · Senin
Perang Diponegoro (Perang Jawa) 1825-1830: Tegalrejo, Benteng Stelsel, dan Benteng Rotterdam
別名 **Perang Jawa**。19世紀最大級の対オランダ植民地抵抗——**1825-1830** の5年間。発端は **1825 年 Smissaert と Patih Danurejo の命令で打ち込まれた patok**、Tegalrejo の Pangeran Diponegoro 邸宅と先祖の墓を貫く道路計画。Belanda は Jenderal **de Kock** の **Benteng Stelsel**(要塞連結網)でゲリラ戦を封じ、**28 Maret 1830** に Magelang の偽和平交渉で逮捕。Manado → **Benteng Rotterdam Makassar**(1834-1855)で 69 歳で没。犠牲者 **約20万人**。
🎧 Step 1 · Dengarkan
まずは音声を聞いてみよう
2回聞いた後、原文を見ずに2分間で要約を口頭発表してから
下の質問に挑戦してみてください。
🔁 ×2 推奨
❓ Step 2 · Pertanyaan
- Apa nama lain dari Perang Diponegoro?
- Apa penyebab khusus yang memantik terjadinya Perang Diponegoro?
- Bagaimana cara kerja sistem Benteng Stelsel yang diterapkan Jenderal de Kock untuk menghadapi pasukan Pangeran Diponegoro?
- Pada tahun berapa Perang Diponegoro berlangsung dan berapa banyak penduduk Jawa yang menjadi korban dalam peperangan tersebut?
- Menurut Anda, mengapa kita perlu meneladani semangat perjuangan Pangeran Diponegoro pada masa kini? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!
Perang Diponegoro (Perang Jawa) 1825-1830: Tegalrejo, Benteng Stelsel, dan Benteng Rotterdam
19世紀ジャワにおける反植民地戦争の象徴——Tegalrejo の patok 事件から Benteng Stelsel、Magelang での偽和平逮捕、Benteng Rotterdam Makassar での流刑まで
Perang Diponegoro atau yang dikenal pula sebagai Perang Jawa merupakan salah satu perlawanan terbesar terhadap pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-19. Perlawanan ini berkobar dari tahun 1825 sampai tahun 1830, atau berlangsung selama lima tahun. Pemimpinnya adalah Pangeran Diponegoro, seorang bangsawan dari Keraton Yogyakarta yang tinggal di Tegalrejo. Ia memperoleh dukungan luas dari rakyat, kaum bangsawan, serta para ulama yang menentang campur tangan Belanda di tanah Jawa.
Di samping kekecewaan terhadap pajak yang berat dan ikut campurnya Belanda dalam urusan keraton, terdapat satu sebab khusus yang memantik peperangan. Pada tahun 1825, atas perintah Smissaert dan Patih Danurejo, Belanda memasang patok-patok untuk membuat jalan baru yang sengaja melintasi pekarangan milik Pangeran Diponegoro di Tegalrejo. Jalan tersebut bahkan melewati makam leluhurnya tanpa izin. Tindakan itu dianggap sebagai penghinaan sehingga perlawanan pun pecah.
Pangeran Diponegoro menerapkan taktik perang gerilya yang membuat pasukan Belanda kewalahan. Untuk mematahkannya, Jenderal de Kock menjalankan sistem Benteng Stelsel, yaitu pembangunan benteng-benteng yang saling terhubung guna mempersempit ruang gerak lawan. Strategi itu perlahan melumpuhkan perlawanan Diponegoro di berbagai tempat.
Pada 28 Maret 1830, Pangeran Diponegoro ditangkap di Magelang dalam pertemuan yang dikemas seolah-olah perundingan damai. Ia kemudian diasingkan ke Manado, lalu pada tahun 1834 dipindahkan ke Benteng Rotterdam di Makassar hingga wafat pada 8 Januari 1855 dalam usia 69 tahun. Perang ini menelan korban sangat besar, yaitu sekitar 200.000 jiwa penduduk Jawa.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com
ここから先は JLC 会員限定エリアです。下にパスワードを入力すると、一文ごとの徹底解説・確認クイズ・単語テストに進めます。







