📅 2026.06.08 · Senin
Budaya Literasi di Indonesia: PISA 359, GLN, dan Tantangan Era Digital
PISA 2022 の読解スコア359——12点低下で2000年以降最低。6つのリテラシー、Permendikbud 23/2015、Gerakan Literasi Nasional、Yogyakarta の読書愛好度79.99……インドネシアの読書文化はどこへ?
🎧 Step 1 · Dengarkan
まずは音声を聞いてみよう
2回聞いた後、原文を見ずに2分間で要約を口頭発表してから
下の質問に挑戦してみてください。
🔁 ×2 推奨
❓ Step 2 · Pertanyaan
- Apa yang dimaksud dengan literasi dalam pengertian yang lebih luas?
- Sebutkan enam literasi dasar yang disepakati World Economic Forum!
- Berapa skor membaca pelajar Indonesia dalam studi PISA tahun 2022?
- Apa upaya pemerintah untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di sekolah?
- Menurut Anda, bagaimana cara meningkatkan minat baca generasi muda di tengah dominasi gawai dan media sosial? Jelaskan pendapat Anda dalam dua menit!
Budaya Literasi di Indonesia: PISA 359, GLN, dan Tantangan Era Digital
Sebuah laporan tentang kondisi literasi pelajar Indonesia, hasil PISA 2022, dan Gerakan Literasi Nasional
Literasi tidak lagi dipahami sekadar kemampuan membaca dan menulis. Dalam pengertian yang lebih luas, literasi adalah kecakapan memahami, mengolah, dan menggunakan informasi untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. World Economic Forum pada tahun 2015 menyepakati enam literasi dasar yang perlu dikuasai setiap orang, yaitu literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan. Keenam literasi ini menjadi acuan pengembangan budaya literasi di Indonesia.
Kemampuan literasi pelajar Indonesia masih memprihatinkan. Hasil studi PISA tahun 2022 menunjukkan skor membaca pelajar Indonesia hanya 359, turun dua belas poin dibandingkan tahun 2018 dan menjadi skor terendah sejak tahun 2000. Indonesia menempati peringkat ke-71 untuk kemampuan membaca, sedangkan skor matematika 366 dan sains 383. Penurunan ini diduga disebabkan oleh ketertinggalan pembelajaran akibat pandemi Covid-19.
Pemerintah berupaya memperbaiki kondisi tersebut. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015, sekolah diwajibkan melaksanakan kegiatan membaca buku nonpelajaran selama lima belas menit sebelum pelajaran dimulai. Setahun kemudian, pemerintah mencanangkan Gerakan Literasi Nasional yang menjangkau sekolah, keluarga, dan masyarakat. Upaya ini mulai menunjukkan hasil. Perpustakaan Nasional mencatat Tingkat Kegemaran Membaca masyarakat naik dari 66,77 poin pada tahun 2023 menjadi 72,44 poin pada tahun 2024, melampaui target nasional sebesar 71,3 poin. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wilayah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi, yaitu 79,99 poin.
Meskipun demikian, tantangan masih besar. Keinginan membaca masyarakat sebenarnya tinggi, tetapi ketersediaan buku terbatas dan distribusinya tidak merata, terutama di daerah terpencil. Budaya literasi penting dibangun karena menjadi kunci lahirnya sumber daya manusia unggul serta benteng menghadapi banjir informasi dan berita bohong di era digital.
*Disadur dari Kompas.com
Disadur dari Kompas.com
ここから先は JLC 会員限定エリアです。下にパスワードを入力すると、一文ごとの徹底解説・確認クイズ・単語テストに進めます。








